https://baitcerita.com, Batam – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang sopir lori di kawasan Pelabuhan Roro Punggur, Kota Batam, menuai kecaman dari berbagai pihak. Peristiwa yang disebut melibatkan beberapa oknum petugas Bea Cukai Batam itu kini menjadi sorotan publik. Sabtu, (14/2).
Diketahui korban bernama Sukarman (48) warga Tanjungpinang asal Pacitan. Ia diduga dikeroyok oleh beberapa oknum BC Batam pada Kamis (12/2) sekira pukul 13.00 Wib di Pos Pelabuhan Roro Punggur.
Akibatnya korban mengalami luka dibagian pelipis, patah hidung dan badan memar akibat pukulan dan tendangan. Dan kini peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polresta Barelang.
Insiden ini pun menjadi sorotan serius, Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepulauan Riau, Ismail, mengutuk keras tindakan tersebut. Ia menilai perbuatan itu tidak pantas dilakukan oleh aparat sipil negara yang seharusnya mengedepankan sikap humanis dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, tindakan kekerasan yang diduga dilakukan secara membabi buta hingga terkesan seperti premanisme telah mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
“Kami meminta pihak kepolisian segera memproses laporan warga terkait dugaan pengeroyokan tersebut sesuai hukum yang berlaku,” tegas Ismail.

Selain itu, pihaknya juga mendesak pimpinan Bea Cukai untuk mengambil langkah tegas terhadap pegawai yang terlibat. Ia menilai peristiwa ini telah mencoreng nama baik institusi yang saat ini tengah berupaya melakukan pembenahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
IPJI Kepri berharap kasus ini dapat diusut secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan serta menjadi pelajaran bagi seluruh aparat dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bea Cukai Batam terkait dugaan keterlibatan oknum petugas dalam insiden tersebut. (Red).













