https://baitcerita.com, Batam — Seorang Wanita berinisial DPA (23) kelahiran Lampung dikabarkan meninggal dunia usai mendapat kekerasan atau penganiayaan. Korban diketahui tinggal bersama sejumlah rekannya di sebuah kos-kosan seputaran Jodoh Permai. Batu Ampar. Minggu (30/11).
Menurut keterangan Bu RT 06 Jodoh Permai, rumah kosan tersebut disewa oleh pria berinisial Wls yang mengaku sebagai pengacara untuk tempat tinggal anak – anak LC yang akan dipekerjakan di tempat hiburan malam.
“Wanita yang tinggal dikosan itu silih berganti, paling lama 2 minggu lalu berganti dengan yang baru lagi. Semuanya tidak pernah di laporkan secara data yang akurat oleh Wls,” ujar Bu RT.
Peristiwa tewasnya LC ini pun sempat menggemparkan warga Jodoh Permai. Informasi sementara terduga pelaku tidak lain adalah Wls bersama istrinya yang disebut-sebut sebagai papi dan mami oleh para pekerja LC.
Dari penyampaian Bu RT bahwa sudah sering ada laporan keributan dan komplain dari warga setempat pada saat malam hari sampai subuh saat mereka pulang bekerja.
Bukan hanya itu, sejumlah sumber di lapangan pun menyebutkan bahwa korban terakhir kali terlihat bersama terduga pelaku.

Selain itu, sumber lain menilai adanya kejanggalan yang mengarah pada dugaan upaya menghilangkan jejak oleh terduga pelaku, dengan cara jasad korban di bawa ke rumah sakit yang sangat jauh dari tempat tempat tinggal korban.
“Kabarnya korban sempat dilarikan ke RS Elisabeth di Sagulung. Lokasi RS itu kan sangat jauh dari tempat tinggal korban, maka dari itu kita menduga tindakan tersebut dilakukan terduga pelaku untuk memanipulasi kondisi temuan jenazah agar kasus pembunuhan dapat dihilangkan tanpa jejak.” Ungkap Sumber.
Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu M Brata Ul Usna pun membenarkan kabar tewasnya LC tersebut. Ia katakan kasus ini masih dalam proses penyidikan.
“Benar bang, tapi saat ini masih dalam penyidikan lebih lanjut,” kata Kanit saat dikonfirmasi.
Hingga kini, rumah yang merupakan tempat tinggal korban telah dipasang garis polisi. Publik pun menanti motif dibalik tewasnya LC muda tersebut. (Red).













