https://baitcerita.com, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan, GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia, melalui pilar Empower Our People. Komitmen tersebut ditegaskan bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4).
TelkomGroup menyatakan penerapan prinsip Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (Diversity, Equity, and Inclusion/DEI) dilakukan secara terukur dan berkelanjutan guna membangun organisasi yang adaptif, inovatif, serta berdaya saing di tengah percepatan transformasi digital.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, kesetaraan gender merupakan fondasi penting dalam menciptakan organisasi yang inklusif serta menghadirkan keberagaman perspektif dalam kepemimpinan.
“Perempuan Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang sangat besar. Yang dibutuhkan adalah kesempatan yang setara untuk berkembang, mengaktualisasikan diri, serta mengambil peran strategis dalam kepemimpinan. Ketika akses itu dibuka, perempuan dapat memberi kontribusi nyata bagi mendorong inovasi, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Dian.
Komitmen tersebut, kata Dian, juga tercermin dari capaian internal perusahaan. Pada 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup mencapai 31,7 persen dari total karyawan, dengan 21 persen di antaranya berada pada posisi manajerial.
Ke depan, TelkomGroup menargetkan peningkatan keterwakilan perempuan menjadi 32 persen dari total karyawan dan 27 persen pada level manajerial pada 2030.
Penguatan peran perempuan juga terlihat pada berbagai lapisan organisasi. Pada 2025, keterwakilan perempuan di tingkat manajemen senior mencapai 14 persen, manajemen madya 23,2 persen, serta level pengawas sebesar 33,4 persen.
TelkomGroup juga terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan pada fungsi strategis, termasuk pada sektor revenue-generating function sebesar 8,3 persen serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa/Engineering, dan Matematika (STEM) sebesar 8,1 persen.
Di tingkat kepemimpinan tertinggi, kehadiran Dian Siswarini sebagai Direktur Utama Telkom dinilai menjadi simbol representasi perempuan yang mengambil peran penting dalam transformasi digital dan penguatan budaya kerja inklusif.
Kiprah Dian turut mendapat pengakuan melalui penghargaan Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 serta Perempuan Inspiratif Awards 2025.
Dian menekankan, semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini perlu dimaknai dalam konteks masa kini sebagai upaya membuka akses setara terhadap peluang dan kemajuan.
“Di era digital, konektivitas menjadi jembatan penting agar perempuan semakin berdaya. Dengan akses yang seluas-luasnya terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang, perempuan dapat lebih maju dan berkembang,” kata Dian.
Selain memperkuat representasi, TelkomGroup juga memastikan lingkungan kerja yang mendukung produktivitas perempuan, di antaranya melalui penyediaan fasilitas Telkom Daycare dan ruang laktasi.
TelkomGroup juga mengembangkan berbagai inisiatif pengembangan talenta perempuan serta dukungan komunitas internal guna membangun budaya kerja yang lebih setara.
Melalui langkah tersebut, TelkomGroup menyatakan tidak hanya memperkuat ketahanan organisasi, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Red).













