https://baitcerita.com, Batam – Nama Iman Sutiawan dikenal sebagai salah satu tokoh politik di Kepulauan Riau yang aktif menyuarakan isu pembangunan daerah, sekaligus dekat dengan masyarakat, khususnya di Kota Batam. Selasa (12/5).
Politikus Partai Gerindra kelahiran 6 November 1975 ini memiliki rekam jejak panjang di lembaga legislatif. Sebelum menjabat Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman pernah dipercaya menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Batam selama dua periode, yakni 2014–2019 dan 2019–2020.
Saat itu, Iman mewakili daerah pemilihan Batam 6 yang mencakup Kecamatan Belakang Padang dan Sekupang.
Kini, di tingkat provinsi, Iman terus menunjukkan perannya dalam mengawal sejumlah isu strategis. Mulai dari pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan, hingga persoalan sosial kemasyarakatan yang berdampak langsung pada kehidupan warga.
Salah satu persoalan yang belakangan kerap disuarakannya adalah krisis air bersih di Batam. Iman menilai persoalan ini harus dilihat secara jernih dan proporsional, karena bukan masalah baru, melainkan akumulasi persoalan panjang yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Menurutnya, sistem infrastruktur air yang dibangun sejak lama dirancang saat jumlah penduduk Batam masih relatif kecil. Namun, pertumbuhan penduduk yang cepat, ekspansi industri, serta pembangunan perumahan besar-besaran membuat kapasitas distribusi air tidak lagi mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat.
“Batam berkembang sangat cepat, tetapi sistem airnya tumbuh lambat. Ketimpangan inilah yang hari ini kita rasakan dampaknya,” ujar Iman.
Ia juga menilai masa transisi pengelolaan air dari ATB ke Moya menjadi fase koreksi besar, sehingga sejumlah persoalan lama yang sebelumnya tertahan kini muncul ke permukaan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tak hanya fokus pada persoalan perkotaan, Iman juga dikenal aktif memperhatikan masyarakat pesisir dan wilayah hinterland di Kepulauan Riau.
Kepedulian itu diwujudkan melalui penyaluran bantuan 15 unit perahu beserta 15 mesin perahu kepada nelayan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir agar lebih produktif.
Selain itu, ia juga kerap menyalurkan bantuan sembako kepada warga di pulau-pulau terluar sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih besar dari pemerintah.

Bahkan di sektor pendidikan, Iman Sutiawan turut mendorong peningkatan sarana dan prasarana sekolah. Salah satu bentuk dukungan yang dilakukan yakni penyerahan seperangkat alat marching band kepada SMAN 29 Tiban pada Februari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Iman juga meninjau ruang kelas dan fasilitas sekolah untuk melihat langsung kebutuhan yang masih harus dibenahi.
Ia mengapresiasi perkembangan sekolah itu dibandingkan kunjungan sebelumnya.
“Alhamdulillah, SMAN 29 sekarang sudah mengalami peningkatan. Saat pertama kali saya berkunjung, halaman sekolah masih belum disemenisasi. Kini sudah tertata rapi dan disemenisasi. Ini merupakan kemajuan yang patut kita syukuri,” kata Iman.
Disisi lain sebagai kader Partai Gerindra, Iman juga aktif mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto di Batam dan Kepulauan Riau.
Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain penguatan Koperasi Merah Putih, pengembangan kampung nelayan, hingga rencana pembangunan Sekolah Merah Putih di Pulau Galang.
Komitmen tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan, khususnya bagi wilayah pesisir dan hinterland yang selama ini masih membutuhkan perhatian lebih besar.
Dengan kiprah politik, kepedulian sosial, serta konsistensi memperjuangkan isu pembangunan daerah, Iman Sutiawan menjadi salah satu figur yang terus berupaya hadir di tengah masyarakat Kepulauan Riau, terutama di Kota Batam. (Red)













