https://baitcerita.com, Batam — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial serta penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri tersebut dipimpin Kapolda Kepri, Asep Safrudin. Acara turut dihadiri Wakapolda Kepri, jajaran pejabat utama Polda Kepri, perwakilan buruh tani Kota Batam, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Kapolda Kepri mengatakan bahwa kegiatan nobar Piala Dunia menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan sekaligus memperkuat persatuan.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polri yang bekerja sama dengan TVRI dalam menghadirkan siaran Piala Dunia FIFA 2026 kepada masyarakat. Program serupa juga dilaksanakan di tingkat Polres hingga Polsek di berbagai daerah.
Selain menyaksikan pertandingan antara Korea Selatan dan Republik Ceko, Polda Kepri menyalurkan sebanyak 100 paket bantuan sosial kepada masyarakat dan insan pers yang hadir. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok, seperti beras, mi instan, sarden, gula pasir, dan minyak goreng.
Penyaluran bantuan sosial itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Polda Kepri juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada tiga kelompok tani, yakni Kelompok Tani Tunas Mekar Teluk Mata Ikan, Kelompok Tani Tembesi Hijau Lestari, dan Kelompok Tani Burnin Canon Sejahtera Barelang.

Bantuan alsintan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah Kepulauan Riau.
Kapolda Kepri berharap kegiatan sosial yang digelar tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri, kelompok tani, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Di akhir acara, Polda Kepri juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam guna melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat agar dapat segera ditindaklanjuti petugas. (Red).














